✔ 6 Desain & Teknologi Toilet di Berbagai Negara: Smart Toilet sampai Toilet Berapi

Iklankan Bisnis Anda

Mulai 99ribu/bulan, bisa pasang iklan jasa sedot wc, saluran mampet, dll di website kami, contoh iklan klik link : Contoh Iklan
Kekinian desain & teknologi toilet semakin aneh-aneh saja, ada toilet transparan sampai toilet berapi. Simak selengkapnya!

Mulai dari smart toilet, toilet transparan, sampai toilet yang dapat memusnahkan kotoran dengan api, semakin kesini desain dan teknologi toilet kian menakjubkan saja.

Tidak hanya memiliki fitur canggih, teknologi yang dibekalkan pada perangkat untuk buang hajat itu semakin tidak terbayangkan.

Nah, Anda penasaran? atau mungkin berminat mencoba toilet-toilet masa depan ini? 

Silakan simak selengkapnya di sini!

Desain & Teknologi Toilet Canggih Berbagai Negara

Para ahli dari berbagai negara seolah-olah berlomba merancang toilet masa depan, yang tidak hanya memprioritaskan kenyamanan, tapi juga pengalaman seru saat menggunakannya.

Selain itu mereka juga mengupayakan toilet sebagai perangkat yang ramah lingkungan.

1. Teknologi Toilet Jepang (Tokyo)

Toilet ala Jepang identik dengan toilet pintar-nya dimana pengguna bisa menikmati aneka fitur keren saat buang hajat.

Ini antara lain toilet seat dengan pemanas, semprotan air otomatis, pengering, bahkan fitur suara untuk meredam bunyi-bunyian di dalam toilet.

Yang lebih seru lagi adalah toilet transparan dengan teknologi smart glass

Fitur ini akan langsung membuat kaca buram saat pengguna mengunci pintu dari dalam.

Desain inovatif ini ternyata pada awalnya bertujuan mengubah stigma negatif toilet umum sebagai tempat yang jorok dan bau.

Lagipula keberadaan toilet transparan membuat pengguna juga jadi lebih bertanggung jawab pakai fasilitas umum ini.

Pasalnya semua tingkah laku Anda bakal terlihat dari luar.

Anda bisa menemukan toilet tembus pandang di taman-taman kota Tokyo.

Di Indonesia ternyata toilet seperti ini juga sudah ada lho. 

Untuk Anda yang ingin coba, silahkan datang  saja ke obyek wisata Taman Mini Indonesia Indah dan Kota Lama Jakarta.

Penasaran bagaimana toilet ini bekerja? Coba cek videonya di sini!

2. Teknologi Toilet Inggris (London)

Selain Jepang, London juga punya teknologi toilet transparan yang terbuat dari kaca tembus pandang satu arah.

Jadi saat berada di dalam toilet Anda bakal bisa melihat orang-orang berlalu-lalang, namun mereka tidak bisa melihat Anda.

Walaupun tidak canggih-canggih amat, tapi toilet transparan ini lumayan jadi icon di kawasan Tate Britain London.

Nah, ini dia bentuk toilet transparan di London.

3. Teknologi Toilet Belanda (Amsterdam)

Sebenarnya kurang tepat jika disebut toilet karena yang akan kami bahas di sini adalah urinal alias tempat BAK yang juga dibekali teknologi unik.

Disappearing urinal atau urinoir yang bisa menghilang ini berbentuk seperti tabung dan bakal melorot masuk ke bawah tanah pada siang hari, lalu muncul kembali di malam hari.

Mekanismenya kira-kira seperti prinsip hidrolik pada lift sehingga perangkat ini juga disebut UriLift.

Sayangnya urinal ini tidak dilengkapi pintu sehingga tidak ada privasi bagi pengguna.

Inilah sebabnya disappearing urinal lebih cocok dipakai waktu hari sudah gelap.

Tujuan pemerintah memasang perangkat ini untuk mencegah para tunawisma dan pemabuk BAK sembarangan.

Belum lama ini pemerintah kota Amsterdam juga menyediakan unit serupa untuk wanita namun dengan tampilan tertutup seperti toilet konvensional.

UriLift sendiri terbuat dari baja tahan karat yang kokoh untuk mengantisipasi aksi vandalisme, juga sudah dilengkapi fitur penyiraman otomatis yang canggih.[1]

Anda bisa menemukan perangkat canggih ini di kawasan Dam Square, Amsterdam.

Seperti ini kira-kira gambaran perangkat ini.

4. Teknologi Toilet Norwegia

Tak mau kalah Norwegia juga meluncurkan teknologi toilet yang mencengangkan, yaitu toilet api pembakar kotoran yang dinamai Cinderella.

Klaim dari produsen, toilet api bisa menghilangkan masalah perpipaan dan WC mampet juga abu hasil pembakarannya dapat langsung digunakan sebagai pupuk.

Selain itu toilet ini bisa menghemat air sampai 6 ton per tahun.

Cara kerjanya, setelah dipakai BAB, alih-alih menekan tombol flush, Anda tinggal injak saklar toilet dan kotoran akan turun ke ruang pembakaran.

Selanjutnya tinja akan dibakar dengan suhu antara 400 sampai 600 derajat Celcius hingga menjadi abu.

Toilet Cinderella yang digunakan oleh 4 orang bahkan hanya menghasilkan sekitar 1 cangkir teh abu selama seminggu.[2] 

Seperti ini kira-kira cara kerja toilet api ini:

5. Teknologi Toilet Finlandia

Sekilas melihat tampilannya Anda mungkin tak mengira jika perangkat toilet ini dilengkapi teknologi modern, karena bentuknya seperti toilet kuno di pedesaan Eropa.

Masyarakat Finlandia menyebut toilet kuno ini Huussi, yang tidak memerlukan sambungan pipa karena kotoran bakal langsung jatuh ke semacam wadah berisi jerami & serpihan kayu.

Pada versi modern-nya para insinyur Norwegia sudah merancang Huussi jadi lebih nyaman dipakai dan bebas bau dengan menerapkan teknologi biofilter.

Tujuan utama dirancangnya toilet semacam ini adalah untuk menghemat air dan hasil pengolahan limbah kotoran dapat dimanfaatkan menjadi pupuk yang menyuburkan tanah.

Btw, negara kita juga sudah mengembangkan toilet waterless baru-baru ini.

Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRLTB BRIN) menciptakan teknologi toilet pengompos untuk mengatasi masalah sanitasi di Indonesia.

Menurut peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr. rer. nat. Neni Sintawardani, teknologi toilet pengompos memisahkan feses dan urin dari limbah cair lainnya. Selanjutnya diolah untuk menetralisir polutannya melalui proses pemulihan dan daur ulang menjadi kompos dan pupuk cair.[3]

Jadi prinsipnya hampir sama dengan Huussi  di Norwegia.

Yang tidak kalah penting, toilet pengompos ini juga sudah mengantongi izin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena tidak dianggap najis mengingat ini adalah proses alami.

6. Teknologi Toilet Korea

Universitas Korea Selatan berhasil mengembangkan teknologi toilet yang diberi nama Bevii yang dapat mengubah kotoran manusia jadi uang digital. 

Prinsip kerjanya: limbah toilet bakal di vakum ke tangki di bawah tanah lalu diolah sedemikian rupa menjadi gas metana dan pupuk.

Gas metana selanjutnya digunakan sebagai daya listrik, sementara pupuknya untuk menyuburkan tanaman. 

Rata-rata orang menghasilkan kotoran sekitar 500 gram per hari dan dapat diolah menjadi listrik sebesar 0,5 Kwh maka setiap orang dapat menghasilkan uang digital 10 Ggool.

Nantinya para mahasiswa bisa membelanjakan uang ini untuk membeli kopi atau snack.

Selain teknologi toilet di atas, masih banyak toilet-toilet dengan fitur unik nan canggih di berbagai negara.

Nah, Anda bisa tonton videonya di sini:

Lalu bagaimana dengan Anda sendiri? Teknologi toilet mana yang paling menarik perhatian Anda?

Bukan tidak mungkin di masa depan nanti anak cucu kita bakal menggunakan toilet-toilet tersebut di rumah dan fasilitas umum.

Sama seperti nenek moyang kita dahulu yang mungkin tidak membayangkan jika di zaman sekarang bakal ada toilet yang bisa membilas dan mengeringkan secara otomatis, menyalakan lampu, sampai menghangatkan dudukan toilet cukup sekali pencet.

Semoga menambah wawasan Anda.

FAQ:

Apa fungsi toilet?

Pada dasarnya toilet tentu saja tempat untuk BAB. Namun di zaman sekarang para ahli juga merancang toilet yang tidak hanya memprioritaskan kenyamanan, tapi juga pengalaman seru saat menggunakannya. Selain itu semakin banyak toilet yang didesain sebagai perangkat ramah lingkungan dengan berfokus pada fitur penghematan air dan daur ulang.