✔ Bolehkah Ibu Hamil Membersihkan WC? Simak Tipsnya!

Iklankan Bisnis Anda

Mulai 99ribu/bulan, bisa pasang iklan jasa sedot wc, saluran mampet, dll di website kami, contoh iklan klik link : Contoh Iklan
Bumil boleh membersihkan WC asal pakai bahan pembersih yang aman. Simak di sini selengkapnya.

Ada begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat Anda hamil, salah satunya berkaitan dengan aktivitas bersih-bersih rumah, termasuk WC. 

Pasalnya Anda berpotensi terpapar berbagai bahan kimia. 

Seperti yang kita ketahui, mayoritas produk pembersih WC  mengandung berbagai jenis anti kuman. 

Jadi, bolehkah ibu hamil membersihkan WC?

Secara umum ini boleh-boleh saja, namun dengan beberapa catatan yang perlu Anda perhatikan.

Artikel ini akan membagikan daftar zat beracun dalam produk pembersih yang wajib Anda hindari demi kesehatan janin, tips membersihkan WC saat hamil, dan alternatif pembersih alami yang lebih aman untuk bumil. 

Jadi simak sampai akhir, ya.

Daftar Zat Berbahaya untuk Ibu Hamil Dalam Produk Pembersih

Faktanya sebagian besar produk pembersih rumah tangga cukup aman digunakan dalam keseharian. 

Namun beberapa di antaranya tetap dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan pada janin jika digunakan dalam jumlah banyak atau dalam jangka waktu lama.

Menurut Ronald M. Caplan, MD, seorang dokter spesialis kandungan senior di kampus kedokteran Weill Cornell, New York, zat beracun bisa melewati pelindung plasenta dan mengkontaminasi janin dari sistem sirkulasi darah ibu. 

Ini terjadi saat senyawa berbahaya tersebut, tertelan, terhirup, atau terserap melalui kulit Anda. [1]  

Ringkasan

Beberapa produk pembersih meningkatkan risiko masalah kesehatan pada janin ketika ibu hamil terpapar bahan kimia berbahaya.

Jika ingin menggunakan produk pembersih pabrikan, misalnya pembersih kerak WC, pastikan terbebas dari bahan-bahan berikut.

1. Phthalates/Ftalat

Ftalat jarang digunakan pada produk pembersih WC, tetapi jika Anda memilih yang mempunyai kandungan pewangi, seperti aroma pinus, lemon, lavender, dll, kemungkinan besar produk tersebut mengandung ftalat.

Efek samping:

Bahan ini dapat meningkatkan risiko anomali reproduksi kongenital pada anak laki-laki. 

Sementara aroma harumnya mungkin membuat Anda merasa mual bagi yang indera penciumannya sensitif.

Ringkasan

Ftalat bisa memicu anomali reproduksi kongenital pada janin lelaki dan memicu mual pada beberapa bumil.

2. Aerosol

Aerosol umumnya terkandung dalam pembersih WC berbentuk semprot.

Efek samping:

Ibu hamil yang terpapar aerosol meningkatkan risiko bayi lahir dengan asma.

Ringkasan

Pembersih dalam botol semprot beresiko membuat janin lahir dengan asma bawaan.

3.  Alkohol, Amonia, Klorin, Glikol dan Glikol-etilena, Natrium Hidroksida, Polimer, Akrilik, dan Terpen

Beberapa wanita mengalami perubahan perilaku saat hamil, termasuk senang mencium bau Wipol alias karbol lantai. 

Padahal produk karbol yang tersedia di pasaran biasanya mengandung zat aktif klorin dan kreolin.

Paparan bahan tersebut mempunyai efek yang cukup berat, seperti iritasi kulit, radang pada mata, sesak napas, sampai iritasi saluran nafas. 

Faktanya memang belum ada referensi yang mempublikasikan secara detail dampak menghirup karbol bagi kehamilan. [2] 

Namun, sebaiknya Anda tidak mengambil resiko demi buah hati, bukan?

Pasalnya ada dugaan kebiasaan ini dapat menyebabkan bayi mengalami gangguan pernapasan bawaan.

Efek samping: 

Sama seperti aerosol, paparan bahan-bahan tersebut ini juga meningkatkan resiko gangguan pernapasan pada bayi.

Ringkasan

Bahan-bahan kimia Alkohol, amonia, klorin, glikol dan glikol-etilena, natrium hidroksida, polimer akrilik, dan terpen menyebabkan gangguan pernapasan bawaan pada janin.

4. Paraben

Paraben biasanya digunakan sebagai pengawet produk sehingga masa kadaluarsanya mencapai jangka waktu tahunan.

Efek samping

Senyawa ini dapat menembus plasenta dan berpotensi memengaruhi perkembangan janin. 

Selain itu janin juga berpeluang lahir dengan diabetes gestasional bawaan.

Ringkasan

Paraben sebagai pengawet produk bisa menghambat perkembangan janin dan memicu diabetes gestasional bawaan.

Tips Membersihkan WC untuk Ibu Hamil

Bersih-bersih rumah dan kamar mandi termasuk  pekerjaan yang bisa dilakukan ibu hamil, asalkan kondisi fisik Anda bugar dan bebas masalah kehamilan. 

Namun demi kesehatan ibu dan bayi, sebaiknya lakukan tips berikut.

  • Kamar mandi harus mempunyai ventilasi yang baik. Jadi buka jendela dan nyalakan exhaust fan (jika ada) saat Anda tengah membersihkan WC.
  • Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan pakaian pelindung untuk melindungi kulit Anda.
  • Baca dengan teliti komposisi bahan, label peringatan, dan instruksi jika ingin menggunakan produk pembersih pabrikan
  • Jangan pernah mencampur bahan kimia pembersih yang berbeda-beda. Ini misalnya amonia dan pemutih yang bisa menghasilkan gas berbahaya bagi siapa saja untuk menghirupnya.

Ringkasan

Pastikan ventilasi baik, kenakan pelindung untuk mencegah iritasi kulit, baca label produk dengan seksama, dan hindari mencampur bahan kimia untuk membersihkan WC dengan aman.

Rekomendasi Pembersih WC Alami dan Aman untuk Ibu Hamil

Untungnya, produk pembersih konvensional bukanlah satu-satunya solusi untuk menjaga kebersihan dan mendesinfeksi toilet. 

Anda dapat membuat sendiri produk pembersih rumahan yang murah, efektif, dan aman untuk ibu hamil, anak-anak, dan hewan peliharaan.

Ini misalnya menggunakan cuka dan baking soda untuk membersihkan kerak WC

Cuka dibuat dari asam asetat, yaitu disinfektan alami yang dapat memusnahkan kuman termasuk salmonella dan E Coli. 

Inilah alasannya cuka recommended untuk membersihkan toilet.[3] 

Sementara baking soda merupakan bahan alkali ringan yang efektif usir kotoran pada permukaan.

Alternatif lainnya, Anda juga bisa membersihkan WC dengan sitrun (asam sitrat) yang biasanya jadi bahan campuran makanan.

Sama seperti cuka, sitrun juga ampuh memusnahkan berbagai virus dan bakteri di WC Anda, sekaligus meluruhkan kerak serta noda membandel.

Tapi ingat, hindari mencampur sitrun dengan pemutih (bleaching) karena reaksi antara kedua bahan dapat menghasilkan gas beracun yang berbahaya untuk kesehatan.

Ringkasan

Campuran baking soda dan cuka, serta sitrun bisa jadi bahan pembersih alami yang aman untuk bumil.

 Setelah membaca artikel ini Anda tentu sudah dapat menjawab pertanyaan bolehkah ibu hamil membersihkan WC.

Sebenarnya tidak ada larangan untuk itu, namun Anda perlu menghindari produk pembersih dengan senyawa beracun yang berpotensi membahayakan janin.

Selanjutnya bagi ibu-ibu dengan HPL (Hari Perkiraan Lahir) yang sudah dekat, gerakan-gerakan seperti membungkuk, berjongkok, dan seterusnya untuk menyikat WC mungkin mulai terasa tak nyaman.

Jika memang demikian, menggunakan layanan jasa membersihkan rumah bisa jadi pilihan.

Tapi ingat, minta penyedia jasa untuk memakai produk pembersih alami yang aman untuk bumil.

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa klik tombol bagikan untuk share di media sosial Anda. 

FAQ

Kenapa ibu hamil tidak boleh membersihkan kamar mandi?

Sebenarnya ibu hamil boleh membersihkan WC, namun hindari penggunaan produk pembersih yang mengandung zat beracun.

Jadi pastikan membaca komposisi produk pembersih dan mengikuti petunjuknya dengan cermat. 

Zat berbahaya apa saja yang harus dihindari ibu hamil dalam produk pembersih?

Bumil harus menghindari produk pembersih yang mengandung phthalate, aerosol, alkohol, amonia, klorin, glikol dan etilen glikol, natrium hidroksida (soda api), polimer akrilik, terpen, dan paraben.

Mengapa ibu hamil harus menghindari produk pembersih yang mengandung zat berbahaya?

Zat berbahaya dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada janin jika digunakan dalam jumlah banyak atau dalam jangka waktu lama. 

Bagaimana tips membersihkan toilet saat hamil?

  • Membersihkan toilet di area yang berventilasi baik
  • Memakai sarung tangan pelindung, kacamata, dan pakaian panjang 
  • Membaca label produk pembersih dan mengikuti petunjuk dengan hati-hati
  • Menghindari pencampuran bahan kimia pembersih yang berbeda.

Apakah ada alternatif pembersih alami yang lebih aman untuk ibu hamil?

Campuran cuka dan soda kue, serta sitrun ampuh untuk membersihkan kloset sekaligus mendesinfeksinya.